Malas Itu Menyenangkan!
Malas itu menyenangkan, tapi bagi orang yang tidak mau berkembang!
Rasa malas ini dengan cepat bisa menggeroti akal manusia, membuat hasrat untuk terus bersantai dan menikmati hidup tanpa planning yang jelas.
Ini jelas menjadi masalah bagi kita, dan cara untuk mengatasinya tentu berbeda-beda. Setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing.
Menurut saya pribadi, ketika saya merasa malas. Saya akan mencoba untuk melawan hal tersebut dengan melakukan beberapa langkah-langkah berikut ini:
1. Hal yang pertama akan saya lakukan ketika merasa malas adalah menghilangkan semua distraction (gangguan).
Gangguan tersebut bisa berasal dari berbagai hal, seperti penggunaan social media berlebihan serta masalah yang sedang dihadapi.
Solusinya adalah mengurangi penggunaan social media atau lebih efektif lagi menghapus aplikasi yang dirasa gabya membuang-buang waktu saja. Meskipun sulit sekali rasanya, paksa diri kalian dan lama kelamaan kalian akan terbiasa dengan sendirinya.
Jika memiliki masalah, hadapi. Coba lah berdamai dengan situasi dan kondisi, lalu perlahan tapi pasti, susun kembali strategi terbaikmu untuk membangun kebiasaan yang lebih bermanfaat setiap harinya.
2. Jangan biarkan dirimu di zona nyaman.
Kenapa?
Ini karena otak manusia cenderung akan menetapkan boundaries (batasan) dan memandang sesuatu diluar zona nyamannya dengan penuh rasa malas.
Solusinya adalah dengan mencoba hal-hal yang lebih menantang, seperti bangun lebih pagi jika dulunya sering kesiangan, olahraga teratur, makan tepat waktu, istirahat secukupnya dan bangun kebiasaan menambah ilmu pengetahuan. Kuncinya hanya satu, jangan pernah merasa puas.
Kedengarannya sulit dilakukan, tapi bukan kah lebih baik daripada menerima diri sendiri yang tidak ada perkembangannya sama sekali?
3. Stop Motivation.
Kita butuh aksi bukan hanya sekedar motivasi. Sebanyak apapun motivasi yang pernah kita baca dan lihat, belum tentu dapat mengurangi rasa malas kita.
Mungkin hanya sesaat, kita merasa "aku ingin melakukannya!"
Tapi setelah motivasi itu berlalu tanpa kesadaran diri dan aksi, yang tersisa hanyalah bualan pemikiran semata. Terlalu sering tertipu dengan pemikiran sendiri, membuat kita lemah untuk melawan rasa malas itu sendiri.
Oleh karena itu, motivasi yang baik harus disertai aksi yang mumpuni, dan kehidupan yang lebih baik harus di iringi dengan kesadaran diri.
4. Management waktu yang baik.
Hal ini sangat di perlukan, kalian harus mengetahui mana yang merupakan prioritas dan mana yang bukan menjadi prioritas.
Saran saya, buat lah to do list yang ingin dilakukan setiap harinya, dan jika berhasil melakukan nya, jangan lupa untuk memberikan reward atau hadiah kepada diri sendiri.
Penghargaan diri sekecil apapun itu, seperti "Setelah saya berhasil melakukan ini, saya akan menonton film kesukaan saya, atau saya akan scroll reels sepuasnya."
Nah, demikian beberapa tips yang bisa saya bagikan untuk mengurangi rasa malas. Sejatinya semua kembali kepada diri kita sendiri, tergantung seberapa besar niat dan tekat kita untuk mewujudkan hal tersebut.
Terimakasih banyak sudah membaca, semoga tulisan ini dapat membantu para pembaca sekalian!

Komentar
Posting Komentar