Cara Mengatasi Depresi Pada Anak Broken Home Menurut Pendidikan Agama Islam
Cara Mengatasi Depresi Pada Anak Broken Home Menurut Pendidikan Agama Islam.
Ganbar by Pinterest
Istilah anak Broken Home tidak asing lagi di telinga masyarakat, anak broken home pada dasarnya merupakan anak-anak biasa seperti anak lainnya, hanya saja yang membedakan anak broken home terlahir dalam keluarga yang kurang harmonis, sehingga membuat physics anak tersebut tergunjang, dan menimbulkan hal-hal negatif yang tidak di inginkan, contohnya terjerumus pergaulan bebas, gangguan kejiwaan seperti depresi, hingga bunuh diri. Nauzubillah. Kali ini penulis blog akan membahas pandangan Islam terhadap anak-anak broken home, serta cara mengatasi depresi yang diderita oleh anak tersebut.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 152 :
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
Yang artinya : "Ingatlah kamu kepadaku, maka aku pun akan mengingatmu. Bersyukurlah kamu kepadaku, dan jangan sekali-kali kamu ingkar kepadaku."
Dalam ayat ini Allah menerangkan tentang perintah agar orang-orang senantiasa bersyukur dan mengingat kepadanya serta tidak mengingkari atas apa yang telah diberikannya. Ayat ini berhubungan erat dengan pemahaman yang dapat diberikan kepada anak-anak broken home. Dalam pandangan Islam, anak broken home harus di bekali dengan dasar-dasar ilmu pengetahuan agama yang kuat, sehingga anak tersebut tidak akan merasa down dan menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi dalam kehidupannya.
Seperti yang kita ketahui anak broken home cenderung menyalahgunakan kehidupannya, untuk hal-hal yang berdampak negatif bagi dirinya sendiri. Mindset seperti itu harusnya disingkirkan, apa yang sudah terjadi dalam hidupnya merupakan keputusan Allah, dan keputusan Allah adalah yang terbaik baginya. Bisa saja jika maaf, orang tuanya tidak bercerai atau tidak meluapkan emosi mereka akan berdampak pada hal lain. Qudrat Allah merupakan yang terbaik bagi kita semua. Jika orang tua daripada anak tersebut tidak bercerai, mungkin next part akan terjadi hal-hal seperti pembunuhan yang dilakukan oleh istri/suami, atau jika orang tua tidak meluapkan emosinya dengan cek cok, bisa saja kedepannya akan menimbulkan depresi karena memendam emosi tidak berakhir baik bagi kesehatan mental manusia.
Anak broken home sepatutnya menanamkan mindset seperti itu, hidupnya sudah di rancang dan ditulis oleh penulis scenario terbaik yang menciptakan alam semesta, dan segala isinya. Lalu untuk apa mereka harus khawatir, dan menjerumuskan diri mereka dalam hal bersifat negatif, hanya untuk melampiaskan kesedihan dan amarah mereka. Anak broken home sepatutnya mampu membuktikan bahwa mereka bisa tetap baik-baik saja dan bangkit dari keterpurukan, meski ada atau tiada kedua orang tua yang lengkap dan harmonis.
Untuk menciptakan hal tersebut, anak broken home harus terlebih dahulu mengenal dan dekat dengan Allah, agar hati mereka tenang dan lapang menerima segala ketentuan yang diberikan oleh Allah SWT. Berikut merupakan prisnip-prinsip yang dapat di tanamkan bagi anak-anak broken home:
- Prinsip mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Prinsip membekali diri sesuai dengan ajaran Agama Islam.
- Prinsip selalu berpikir positif terhadap segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah SWT.
- Prinsip tidak berputus asa terhadap Rahmat dan kasih sayang Allah SWT.
- Prinsip mencintai diri sendiri untuk tidak melakukan hal-hal yang di larang oleh Allah.
- Prinsip Tawakal, yaitu prinsip berserah diri dengan semua yang terjadi hanya kepada Allah.
Jangan lupa juga untuk membaca doa agar diberikan kesehatan mental:
Demikianlah beberapa informasi mengenai cara mengatasi depresi pada anak-anak broken home menurut pendidikan agama Islam. Semoga membantu, dan bermanfaat.


Komentar
Posting Komentar